Kamu mau punya blog berbasis CMS WordPress dengan loading yang cepat? kamu harus coba plugin cache Wp-Rocket. Wp-Rocket merupakan salah satu plugin cache terbaik yang pernah ada dan banyak digunakan oleh para pengguna WordPress.

Ada banyak cara lain membuat blog berbasis CMS WordPress menjadi lebih cepat ketika diakses, seperti  menggunakan layanan hosting terbaik, menggunakan CDN ( Content Delivery Network ) atau melakukan optimasi database. Nah kali ini saya akan mencoba berbagi tips cara mempercepat loading blog WordPress menggunakan plugin cache WP-Rocket.

Plugin cache WP-Rocket ini sangat saya rekomendasikan buat teman-teman, karena dengan satu plugin ini kita sudah mendapat paket lengkap, jadi tidak perlu membutuhkan plugin lainnya seperti plugin untuk optimasi database atau plugin image lazy load. Sebagai informasi lengkapnya, berikut ini merupakan fitur-fitur yang ada pada plugin WP-Rocket serta pembandingannya dengan plugin cache yang lainnya.

Fitur Plugin WP-Rocket

fitur-plugin-wp-rocket

Fitur pLugin WP-Rocket serta pebandingan dengan plugin lainnya.

Gambar diatas adalah daftar fitur plugin WP-Rocket serta perbandingan fitur dari plugin lainnya. Dengan melihat gambar diatas, kita dapat mengetahui bahwa plugin WP-Rocket ini memiliki fitur yang lengkap, dan patut kita gunakan agar blog WordPress kita semakin optimal ketika diakses. Kecepatan loading ketika diakses pada sebuah website atau blog merupakan hal penting terutama untuk menaikkan peringkat pada hasil pencarian.

Oh iya, perlu teman-teman ketahui, plugin WP-Rocket adalah plugin berbayar, jadi jika teman-teman ingin memiliki plugin ini teman-teman harus membelinya terlebih dahulu. Lalu berapa harga Plugin Cache WP-Rocket ini? Harga dibagi ke dalam 3 kategori, yakni :

  • Personal (1 Site) : $39
  • Business (3 Sites) : $99
  • Pro (Unlimited Sites) : $199

Harga diatas menurut saya adalah harga yang sepadan dengan fitur yang kita dapatkan. Jadi kita tidak akan rugi, dan lagi developer WP-Rocket memberikan jaminan uang kembali jika selama 30 hari pemakaian kita mengalami keluhan dan merasa tidak puas.

Oke sekarang kita akan beralih ke cara setting plugin cache WP-Rocket, buat sebagian orang yang udah sering pake plugin cache mungkin tidak akan begitu menemukan kesulitan. Namun buat pengguna baru pasti akan mengalami kesulitan, jadi buat yang masih bingung bisa ikuti cara setting plugin WP-Rocket dibawah ini.

Cara Setting Plugin WP-Rocket

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah, tentunya membeli plugin WP-Rocket terlebih dahulu ya. Untuk membeli plugin ini teman-teman bisa langsung ke situs resmpi dari plugin ini di http://wp-rocket.me. Silahkan beli sesuai kebutuhan teman-teman ya.

Setelah kita membeli plugin WP-Rocket, silahkan teman-teman download terlebih dahulu plugin yang sudah teman-teman beli sebelumnya. Setelah di download langsung saja kita install plugin tersebut dengan cara masuk ke halaman dashboard blog WordPress kita, kemudian pilih menu Plugin >> Add New >> Upload Plugin, kemudian silahkan cari file plugin yang sudah teman-teman download tadi lalu klik install, tunggu beberapa saat hingga instalasi selesai dan silahkan klik activated untuk aktivasi plugin.

Setelah plugin aktif, selanjutnya kita menuju menu Setting >> WP-Rocket untuk melakukan pengaturan, Anda akan melihat beberapa menu tab yang terdiri : “Basic Options”, “Static Files”,“Advanced ”, “Database”, “Preload”, “CDN”, “Varnish”, “Tools”, “FAQ”.

basic-option-wp-rocket

Pada tab menu “Basic Options” dan teman-teman bisa mencentang “Lazyload : Images”, tapi kalau teman-teman tidak ingin menggunakan pilihan ini, teman-teman tidak perlu mencentangnya. Lanjut ke pengaturan “File optimisations” silahkan ceklis semua pilihan seperti (HTML, Google Fonts, CSS, dan JS). Selanjutnya centang pada pilihan “Mobile cache”, dibagian bawah juga terdapat pengaturan untuk jadwal pembersihan cache “Clear cache” teman-teman bisa mengaturnya dalam periode jam, hari, minggu atau bulan, tapi dalam pengaturan yang saya lakukan, saya memilih dalam 7 days. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-1

Lanjut ke menu tab  “Static Files”, Silahkan teman-teman ikuti pengaturan seperti gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-2

Selanjutnya kita langsung ke menu tab “Database”, silahkan lakukan pengaturan seperti gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-3

Setelah kita selesai melakukan setting plugin WP-Rocket, selanjutnya adalah klik tombol save untuk menyimpan pengaturan yang sudah kita lakukan. Dengan pengaturan seperti diatas, maka plugin WP-Rocket akan bekerja secara otomatis.

Nah itulah cara melakukan setting plugin cache WP-Rocket dari saya, teman-teman juga bisa melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Salam