Saat kita sudah berbicara mengenai performa dan kualitas suatu website, pasti kita selalu menyinggung berbagai hal seperti, pageview, visitor, content dan backlink. Tapi justru hal kecil yang cukup penting malah terlupakan, apa itu? hal itu adalah Bounce Rate.

Bounce Rate merupakan nilai atau tingkat “Exit” atau keluar meninggalkan suatu situs dalam analisis web, Dengan bounce rate, kita bisa melihat persentase pengunjung yang memasuki situs dan keluar dari situs milik kita. Tingkat bounce rate dapat diartikan tentang durasi waktu pengunjung ketika berada di situs Anda. Sementara aspek lain seperti Pengunjung atau Pageview banyak mengatakan tentang jumlah lalu lintas yang datang ke situs Anda, sedangkan Bounce rate mewakili kualitas lalu lintas suatu situs.

Masih bingung? oke sebagai contoh,  ada 500 orang pengunjung datang ke situs A dan situs B dan pada saat yang sama, tapi dengan waktu yang singkat sudah ada 50 orang yang meninggalkan situs B, tapi di situs A masih banyak pengunjung yang berlama-lama dan yang meninggalkan situs A hanya 15 orang saja. Dari kejadian itu dapat terlihat jelas bahwa kualitas situs A lebih baik karena jumlah pengunjung yang meninggalkan situs tersebut dengan cepat sangat sedikit dibandingkan dengan situs B.

Nah biasanya situs yang memiliki banyak pengunjung namun dengan durasi kunjungan cepat akan memiliki bounce rate yang besar. Dengan seperti itu bisa juga diartikan situs tersebut memiliki kualitas yang rendah. Sementara, situs yang mendapatkan banyak pengunjung dan pengunjung tersebut betah berlama-lama disitus itu biasanya bounce ratenya kecil. Hal itu mengartikan bahwa situs tersebut memiliki kualitas yang baik.

Nilai bounce rate yang baik berkisar 60% kebawah, sedangkan nilai bounce rate dengan nilai 60% keatas itu kurang baik. Lalu bagaimana cara mengurangi bounce rate itu sendiri, khususnya pada blog dengan basis WordPress?? coba ikuti cara ini.

Cara Mengurangi Bounce Rate

1. Targetkan pengunjung yang tepat

Faktor yang menyebabkan nilai bounce rate membengkak adalah pengunjung yang tidak tertarget. Olah karena itu cobalah membuat blog atau website dengan topik yang spesifik. Biasanya dengan topik yang spesifik maka blog juga akan mendapatkan pengunjung yang tepat, dengan begitu pengunjung akan berlama-lama di situs Anda. Apalagi jika konten yang disajikan itu berkualitas dan bermanfaat.

2. Atur layout website dengan baik

Selain menampilkan artikel yang berkualitas dan bermanfaat, design dan layout suatu situs juga berpengaruh cukup besar. Kalau tampilannya saja sudah menarik pasti mengunjung juga akan nyaman dan pasti mereka akan betah berlama-lama di situs tersebut.

3. Buat Konten yang Berkualitas

yan seperti kata ahli per seo-an dan per blog-an yang katanya konten adalah raja. Menurut saya istilah itu tidak sepenuhnya salah 🙂 Tampilan sudah bagus, rapih dan menarik, tapi kalau kontentnya tidak berbobot dan isinya tidak bermanfaat ya sama saja. Dengan kondisi tersebut maka pengunjung akan dengan cepat meninggalkan situs kita. Oleh karenanya, sajikanlah kontent yang berkualitas dan bermanfaat. Dengan begitu pengunjung akan puas, karena mereka mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Lalu konten yang bagaimana sih yang dikatakan berkualitas? setidaknya harus memenuhi hal dibawah ini :

  • Pastikan pesan utama ditampilkan dengan jelas
  • Gunakan judul yang jelas, judul dan subjudul
  • Pastikan konten Anda tersusun dengan baik
  • Pastikan konten sesuai dengan target pengunjung yang tepat
  • Hindari kesalahan penulisan
  • Tambahkan gambar ataupun video dalam kontent

4. Pilih Webhosting yang berkualitasan

Nah selain konten dan penampilan sius yang menarik, kualitas suatu webhosting juga patut diperhitungkan. Apabila kita menggunakan layanan webhosting berkualitas sudah tentu website kita juga akan dapat diakses dengan cepat dan mudah. Dengan begitu distribusi informasi juga akan lebih cepat dan tepat.

Tapi hal sebaliknya akan terjadi jika kita menggunakan webhosting yang memiliki kualitas buruk. Pengunjung akan langsung meninggalkan situs tersebut. Kenapa begitu? ya tentu saja, hal tersebut karena website jadi susah diakses, lamban dan tentunya membuat mereka muak. oleh karena itu pastikan layanan hosting Anda itu memiliki kualitas yang baik.

Nah itulah cara mengurangi bounce rate pada wordpress, cukup mudah bukan? ingat rawatlah blog atau situs Anda dengan baik. Supaya lebih bermanfaat untuk banyak orang dan khususnya pribadi.