Cara Optimasi Gambar di WordPress Dengan Plugin Lazy Load

Cara Optimasi Gambar di WordPress Dengan Plugin Lazy Load

Kenapa harus menggunakan plugin Lazy Load? dan apa kegunaannya? Dengan menggunakan plugin lazy load di blog WordPress kita maka akan memberikan dampak yang cukup besar ketika website/blog kita diakses. Plugin Lazy Load akan sangat diperlukan ketika kita memiliki situs yang sudah punya banyak sekali konten. Dengan menggunakan Lazy Load, situs akan menjadi lebih cepat ketika diakses. Sudah banyak situs besar yang menggunakan hal seperti ini terutama situs-situs yang memiliki banyak konten gambar.

PENTINGKAH MENGGUNAKAN LAZY LOAD?

Perlu teman-teman ketahui bahwa pengunjung itu sangat tidak suka dengan web/blog yang lamban saat diakses. Bahkan menurut Google, halaman web yang lamban saat diakses dapat menyebabkan kehilangan konversi sebesar 7%, 11% lebih sedikit tampilan halaman, dan penurunan kepuasan pelanggan sebesar 16%.

Nah salah satu penyebab situs menjadi lambat saat di akses adalah gambar, karena untuk memuat gambar membutuhkan banyak waktu dibandingkan dengan jenis konten lainnya. Nah kalau-teman-teman ingin menambahkan banyak gambar ke artikel, maka setiap gambar yang dimuat akan menambah waktu buka halaman suatu situs.

Untuk mempertahankan kecepatan situs agar tetap cepat ketika situs tersebut memiliki banyak konten gambar, hal yang harus dilakukan adalah mengoptimasi gambar tersebut supaya bisa dimuat lebih cepat. Yang dimaksud meng optimasi gambar adalah seperti melakukan kompresi ukuran gambar sebelum mengupload atau menggunakan layanan CDN seperti cloudflare atau photon milik jetpack.

Baca JugaTips Mudah Mempercepat Loading Website Blog WordPress

CARA KERJA LAZY LOAD

Lalu bagaimana sih cara kerja dari Lazy load yang katanya bisa mempercepat loading suatu situs? Lazy Load bekerja dengan hanya memuat gambar pada bagian halaman yang ditampilkan pada layar browser, nah untuk gambar-gambar lain seperti yang berada dibagian bawah hanya akan  muncul ketika kita  melakukan scroll dan menemui posisi halaman yang ada gambarnya. Dengan begitu loading website akan jauh lebih cepat dan ringan.

CARA MEMASANG LAZY LOAD PADA WORDPRESS

Untuk bisa menggunakan lazy load pada blog atau situs berbasis WordPress itu cukup mudah. Teman-teman hanya perlu menginstall dan mengaktifkan plugin bernama BJ Lazy Load. Setelah plugin di install dan aktifkan, kita perlu melakukan sedikit konfigurasi plugin yang bisa teman-teman lakukan dengan menuju menu Settings » BJ Lazy Load. Plugin  BJ Lazy Load ini memiliki konfigurasu yang sangat sederhana, jadi cukup mudah untuk pemula sekalipun. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

settings-plugin-bj-lazy-load

Apabila konfigurasi pluginnya telah selesai dilakukan, jangan lupa untuk klik tombol save changes untuk menyimpan pengaturan kita tadi. Untuk melihat hasilnya, cobalah akses situs kita tadi, pasti akan jauh lebih cepat jika dibandingkan sebelum menggunakan plugin lazy load.

Nah itulah penjelasan mengenai apa itu lazy load, seberapa pentingnya lazy load dan cara menggunakan lazy load pada situs WordPress. Semoga bermanfaat dan happy blogging.

[Tutorial] Cara Mendaftarkan Website ke Google Webmaster Tools

[Tutorial] Cara Mendaftarkan Website ke Google Webmaster Tools

Artikel kali ini saya akan membahas bagaimana cara mendaftarkan website ke Google Webmaster Tools atau lebih sering disingkat menjadi (GWT).

Mungkin untuk sebagian orang yang belum mengetahui tentang hal ini akan bertanya-tanya, untuk apa kita harus mendaftarkan situs kita ke Google Webmaster Tools? Dengan mendaftarkan website kita ke GWT, maka hal tersebut dapat membantu meningkatkan SEO website kita. Dengan mendaftarkan ke GWT juga kita bisa mnambahkan sitemap website kita dengan begitu proses pengindex’an situs kita jadi lebih cepat.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara mendaftarkan website kita ke Google Webmaster Tools? nah beriktu adalah tutorialnya.

Cara Mendaftarkan Blog ke Webmaster Tools

1. Pastikan teman-teman sudah memiliki akun Gmail, untuk masuk ke Google Webmaster Tools. Jika belum punya silahkan membuat akun gmail terlebih dahulu.

2. Jika sudah memiliki akun Gmail, silahkan  teman-teman menuju situs Google Webmaster tools.

3. Setelah itu, silahkan teman-teman log-in ke GWT, dan teman – teman akan dibawa ke halaman seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Kemudian klik add site atau tambahkan properti dan masukkan URL blog teman-teman.

Halaman Google Webmaster Tools

Halaman Google Webmaster Tools

4. Setelah itu teman-teman akan di bawa ke halaman verifikasi, di halaman verifikasi, teman-teman akan di perintahkan untuk melakukan verifikasi blog menggunakan 2 Metode, yaitu Recommended Method dan Alternate Method.

google-webmaster-tools1

Keterangan : Jika teman-teman memilih menggunakan Recommended Method teman-teman harus mendownload berupa file html di nomor 1, kemudian teman-teman harus upload file tersebut ke folder root website Anda melalui FTP atau Anda upload melalui file manager di cPanel hosting yang teman-teman gunakan, setelah upload selesai silahkan klik tombol Verifiy.

halaman-google-webmaster-tools2

Keterangan : Jika teman-teman memilih verifikasi menggunakan Alternate methods akan terdapat 4 pilihan, Apabila teman-teman menggunakan CMS WordPress atau Blogger teman-teman harus menggunakan metode yang ini dan memilih HTML Tag.

Untuk memasukkan kode verifikasi tersebut ke blog WordPress, teman-teman bisa memilih salah satu cara dibawah ini, pilih saja mana yang lebih mudah.

  • Apabila teman-teman menggunakan WordPress.com (WordPress versi gratis) teman-teman bisa copy kode tersebut dan masukkan ke menu Tools dan masukkan di kolom Webmaster Tools Google dan setelah itu aktifkan.
  • Apabila teman-teman menggunakan Blogger.com, teman-teman bisa copy code tersebut kemudian masuk ke dashboard akun blogger teman-teman lalu klik menu Template » Edit HTML dan pastekan code verifikasi dibawah tag <head>  setelah itu simpan kemudian kembali ke halaman GWT dan klik verifikasi.
  • Kemudian apabila WordPress Self Hosted, silahakan teman-teman copy code HTML tag dan masuk ke dashboard WordPress, kemudian pilih menu Appearance » Editor dan cari file header.php dan pastekan code tersebut di bawah  tag <head> dan setelah itu klik tombol “update file” dan lakukan verifikasi dengan menekan tombol verifikasi di GWT.
  • Apabila WordPress self hosted teman-teman dan menggunakan plugin All in One SEO teman-teman bisa masukkan kode verifikasi tersebut ke setingan All in One SEO di menu All in One SEO dan cari “Webmaster Verification” masukkan pada kolom “Google Webmaster Tools”, setelah itu klik “Save Settings” lalu kembali ke halaman Webmaster Tools untuk melakukan verifikasi. (NOTE : Cukup Anda masukkan kode yang berada diantara tanda petik (“) dalam Content=”cukup bagian ini code yang dimasukkan“/>)
  • Terakhir, apabila WordPRess selfhosted teman-teman menggunakan Plugin SEO by Yoast silahkan pastekan kode verifikasi tersebut pada bagian pengaturan di menu SEO » General » Webmaster Tools dan pastekan kodenya pada kolom “Google Search Console” jangan lupa klik “Save Settings” dan kembali ke Webmaster Tools dan lakukan verifikasi. (NOTE : Cukup masukkan kode yang berada diantara tanda petik (“) dalam Content=”cukup bagian ini code yang dimasukkan“/>)

Apabila proses verifikasi telah berhasil maka teman-teman akan melihat tanda centang hijau, langkah selanjutnya adalah menambahkan sitemap.xml website atau blog teman-teman dengan cara masuk ke menu Crawl yang ada di halaman GWT dan klik tombol ADD/TEST SITEMAP ( TAMBAHKAN PETA SITUS/UJI), setelah itu masukkan url sitemap.xml seperti gambar dibawah ini.

sitemap-google-webmaster-tools

Itulah tutorial cara mendaftarkan webisite ke Google Webmaster Tools, silahkan teman-teman coba ya. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai ketemu lagi dipostingan selanjutnya.

Salam.

 

Cara Install dan Setting Plugin SEO By Yoast

Cara Install dan Setting Plugin SEO By Yoast

Install dan Setting Plugin SEO By Yoast – Plugin SEO By Yoast merupakan satu dari sekian banyak plugin yang populer dan banyak digunakan oleh pengguna WordPress. Selain SEO By Yoast, plugin lainnya yang banyak digunakan adalah All in One SEO Pack.

Plugin SEO By Yoast ini memiliki banyak sekali fitur penting yang akan sangat membantu para pengelola web atau blog dalam urusan SEO. Fitur-fitur itu seperti Meta robot Plugin, RSS Footer Plugin, dan masih banyak lagi. Buat sebagian pengguna WordPress mungkin sudah tidak asing dengan plugin ini, tapi buat sebagian lain pasti masihlah awam dan kesulitan melakukan setting plugin SEO By Yoast ini. Untuk alasan tersebut saya melalui artikel ini ingin berbagi bagaimana cara untuk meng-install dan setting plugin SEO By Yoast supaya kinerja situs kita juga menjadi lebih maksimal.

Fitur-fitur Plugin SEO By Yoast

Perlu teman-teman ketahui, melakukan konfigurasi yang salah pada plugin SEO By Yoast akan berdampak buruk untuk situs kita terutama di mata mesin pencari. Oleh karenanya ada baiknya terlebih dahulu kita mengetahui berbagai fitur yang ada pada plugin ini, agar ketika kita melkukan konfigurasi kita yakin kita harus menggunakan fitur tersebut. Berikut ini fitur yang di bawa plugin SEO By Yoast.

  • Verifikasi situs di Google, Bing, dan Yandex
  • Pengaturan meta judul
  • Sembunyikan RSD, WLW, shortlinks dari header
  • Meta Control untuk Taksonomi dan halaman penulis
  • Mendukung Facebook Open Graph
  • Dapat menciptakan sitemap
  • Advanced control permalink
  • Dukungan Breadcrumb
  • Pengaturan footer Plugin RSS feed
  • Pengaturan import dari plugin SEO lainnya.
  • Mengedit file .htaccess
  • Sembunyikan Tanggal di hasil pencarian Search engine
  • Tambahkan Google author untuk penulis tunggal

Cara Install Plugin SEO By Yoast

Setelah kita mengetahui berbagai fitur yang ada pada plugin ini, mari kita mulai melakukan instalasi plugin SEO By Yoast kedalam situs WordPress kita.

Untuk install plugin SEO By Yoast ini teman-teman cukup menuju menu Plugin  > Add New  kemudian tulis nama plugin SEO By Yoast pada kolom search yang tersedia. Setelah hasil pencarian plugin SEO By Yoast muncul, silahkan klik Install pada plugin SEO By Yoast, tunggu beberapa saat kemudian klik Activated. Plugin SEO By Yoast berhasil di install.

Cara Setting Plugin SEO By Yoast

Setelah plugin berhasil terinstall langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi atau setting plugin SEO By Yoast agar kinerja situs kita semakin optimal. Saat plugin SEO By Yoast sudah terinstall akan muncul sebuha menu baru dengan nama SEO.

Dashboard

konfigurasi-general-webmaster-tools-seo-by-yoast

Silahkan klik menu SEO dan pilih menu Dashboard, langkah awal yang harus kita lakukan adalah melakukan konfigurasi pada menu Webmaster Tools yang berguna untuk mengirimkan situs kita ke mesin pencari seperti Google, Bing ataupun Yandex. Isikan kode verifikasi yang sudah kita dapatkan dari pendaftaran webmastertools dari masing-masing mesin pencari. Setelah semua terisi silahkan klik Save Changes.

Title & Metas

Selanjutnya kita menuju bagian selanjutnya yakni, Title & Meta, kemudian pilih tab Generral dan silahkan lakukan konfigurasi, untuk  itu akan saya jelaskan melalui gambar dibawah ini , slahkan teman-teman ikuti konfigurasinya seperti gambar berikut.

Konfigurasi-Titles-Metas-Yoast-SEO

Homepage Settings

Setelah Tab General selesai, silahkan beralih ke tab Homepage dan isikan kolom yang ada pada tab tersebut. Sebagai contoh lihat gambar dibawah ini.

Konfigurasi-Title-dan-Metas-Homepage-Yoast-SEO

Post Typo Settings

Pada tab ini adalah tempat kita melakukan konfigurasi SEO untuk semua jenis posting yang ada di situs kita. Secara default kita hanya akan memiliki Post, Pages & media type. Di sini kita dapat menentukan SEO untuk posting, halaman dan juga bagian media dari blog WordPress kita. Sebelum kita melakukan konfigurasi ada baiknya kita melihat menu Help Center, untuk memudahkan kita d alam memahami template apa yang dapat kita gunakan.

Secara default Plugin WordPress SEO by Yoast sudah menyembunyikan tanggal dari mesin pencari, ini sangat berguna untuk blog yang tidak selalu update menerbitkan artikel setiap hari. Sebagai contoh, Jika kita memiliki sebuah blog berita dan ingin menampilkan tanggal posting kita di mesin pencari, kita dapat memilih “show” pada pilihan “Date in snippet preview”.

Silahkan ikuti konfigurasi melalui gambar dibawah ini.

konfigurasi-post-type-yoast-seo

Taxonomies & Archives

Berlanjut pada menu Taxonomies dan Archives, untuk pilihan Categories dan Tags saya memilih sebagai noindex dan dofollow. Tapi kembali lagi, ini tergantung pada rencana SEO yang akan teman-teman terapkan pada blog teman-teman semua. Jika teman-teman ingin menggunakan pengaturan yang saya gunakan, cukup pilih “noindex” dan “hide”. Tapi perlu di ingat lagi bahwa pengaturan ini dapat tergantung dengan dengan kebutuhan Anda. Karena saya tidak mengindeks tag dan kategori, Anda dapat menambahkan lebih banyak pengguna dan brand-centric title template. Contoh: “%%term_title%% Archives %%page%% %%sep%% %%sitename%%”. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar dibawah ini.

Konfigurasi-Taxonomies-yoast-seo

Others

Tab Others adalah pengaturan terakhir pada menu Title and Metas.  Pada tab ini kita dapat memilih “noindex” pada Archives dan “Disabled” pada Meta keyword Tags dan noodp. Kenapa kita memilih Disabled pada Meta keyword? karena Google saat ini sudah tidak menggunakan meta keyword untuk meng-crawli situs. Untuk lebih jelas konfigurasinya, silahkan lihat gambar dibawah ini.

Konfigurasi-YOast-SEO-Guide

Social

Pada plugin SEO By Yoast versi terbaru, terdapat fitur baru yaitu social opengraph.Dengan fitur ini kita dapat menampilkan profil media sosial kita di mesin pencari setiap kali ada pengunjung mencari nama brand situs kita. Konfigurasinya-pun sangat mudah, kita hanya perlu untuk tambahkan semua profil media sosial Anda pada kolom yang disediakan.

XML Sitemap

Dengan menggunakan plugin SEO By Yoast juga kita tak perlu repot-repot membuat sitemap secara manual. Cukup aktifkan fitr XML Sitemap maka secara otomatis sitemap situs kita akan terbuat. Setelah sitemap terbuat silahkan kirim sitemap situs kita ke mesin pencari seperti Google, Bing ataupun Yandex.

Internal Link

Breadcrumbs sangatberguna untuk memudahkan pekerjaan mesin pencari dalam memahami struktur situs kita, dengan adanya breadcrumbs juga berguna membantu pengguna untuk menavigasi situs kita. Hal ini memang memang terbukti sangat mudah bagi pengguna dalam menavigasi.

RSS

Beralih ke menu RSS, menu RSS ini terdapat di dalam tab Advanced, fitur RSS ini akan mengintegrasikan fitur dari RSS footer Plugin. Ketika menggunakan fitur ini kita dapat menambahkan link kembali ke artikel asli di dalam RSS feed. Selain itu kita juga dapat menggunakannya untuk menambahkan iklan untuk RSS feed. Dalam pengaturan ini saya hanya menambahkan beberapa baris pengaturan berikut setelah bagian posting konten: “The post %%POSTLINK%% appeared first on %%BLOGLINK%%.”

Itulah panduan mengenai cara melakukan install  dan setting plugin SEO By Yoast, semoga tutorial ini berguna untuk teman-teman semua. Pastikan juga teman-teman sudah melakukan konfigurasi dengan benar supaya stus teman-teman semua menjadi lebih optimal.