[Tutorial] Cara Membuat Daftar Isi Blog WordPress Menggunakan Plugin PS Auto Sitemap

[Tutorial] Cara Membuat Daftar Isi Blog WordPress Menggunakan Plugin PS Auto Sitemap

Sebuah blog diibaratkan seperti buku, semakin sering diisi postingan maka semakin lama postingan itu semakin banyak. Nah biasanya kalau dalam sebuah buku yang punya banyak topik dan informasi, disediakanlah sebuah daftar isi, nah begitu pula dengan sebuah blog, untuk mempermudah pembaca, alangkah baiknya sebuah blog memiliki daftar isi atau sitemap. Lalu bagaimana cara membuat daftar isi blog wordpress dengan mudah?

Apabila teman-teman menggunakan CMS WordPress, maka teman-teman bisa menggunakan plugins PS Auto Sitemap. Plugin ini memiliki fungsi untuk menyusun daftar isi dari blog anda berdasarkan kategori dan judul, jadi nantinya pembaca yang mau mencari artikel yang dibutuhkan mereka tinggal masuk ke halaman sitemap dan mencari judul yang di inginkan untuk dibaca dengan mudah.

 

CARA MENGGUNAKAN PLUGIN PS AUTO SITEMAP WORDPRESS:

1. Pertama-tama silahkanteman-teman download Plugins PS Auto Sitemap WordPress

2. Install dan Aktifkan

3. Kemudian Masuk ke menu  Settings -> PS Auto Sitemap

USAGE

  • Post a page that will use as the sitemap page.
  • Insert following code in the content area. (Use HTML mode)
    <!– SITEMAP CONTENT REPLACE POINT –>
  • Define the sitemap’s ID at “PostID of the sitemap” field of the setings.

Teman-teman bisa lihat di Usage no 2, di poin nomor dua , teman-teman diperintahkan untuk meng-copy tag tersebut ke sebuah page baru, dan jangan lupa waktu paste tag tersebut dalam keadaan mode text seperti gambar dibawah ini.

Setting-Plugin-Auto-Sitemap

Setelah halaman baru tadi teman-teman publikasi, silahkan lihat url setelah post= , ID inilah yang harus anda masukkan ke setting ID.

setting-PS-AUto-Sitemap

Nah, itulah tutorial membuat daftar isi blog wordpress menggunakan plugin PAS Auto Sitemap. Semoga bermanfaat 🙂

[Tutorial] Cara Redirect HTTP ke HTTPS Pada WordPress

[Tutorial] Cara Redirect HTTP ke HTTPS Pada WordPress

Halo teman-teman semua, kali ini saya ingin berbagai tutorial cara redirect http ke https pada WordPress. Sebelumnya kita lanjut, pasti temen-teman banya yang bertanya-tanya, emang harus ya diredirect he https atau apa sih untungnya kalau situs WordPress kita diredirect ke https?

Perlu temen-teman ketahui, Google sebagai mesin pencari terbesar dan paling populer saat ini, menyatakan bahwa mereka akan memprioritaskan situs-situs yang telah menggunakan SSL ( Sertifikat Digital) atau lebih mudahnya adalah situs yang sudah menggunakan HTTPS. Jadi dengan menggunakan HTTPS secara tidak langsung maka situs akan memiliki peluang lebih bear di hasil pencarian dibandingkan situs yang masih menggunakan HTTP saja.

Dengan keluarnya pernyataan Google tersebut, saat ini sudah banyak situs-situs yang mulai beralih dari HTTP ke HTTPS. Lalu gimana sih caranya mengalihkan HTTP ke HTTPS? oke mari kita bahas.

Note: Pastikan teman-tean sudah memiliki SSL ya, kalau tidak punya silahkan beli atau menggunakan versi free seperti Lets’encrypt

Cara Redirect dari HTTP ke HTTPS

Menggunakan Script/Code

Untuk melakukan redirect situs teman-teman dari HTTP menuju HTTPS silahkan tambahkan kode diawah ini ke file yang bernama .httaccess yang ada di root hosting teman-teman.

RewriteEngine On

RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule (.*) https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [R,L]RewriteBase /

RewriteRule ^index.php$ – [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]

Setelah kode diatas ditambahkan pada file .httaccess silahkan simpan file tersebut, dan cobalah akses kembali situs teman-teman. Apabila situs teman-teman langsung teredirect atau teralihkan ke HTTPS maka selamat teman-teman sudah berhasil.

Menggunakan Bantuan Plugin

Jika teman-teman tidak ingin ekesulitan harus masuk cpanel dan memasukkan kode diatas, teman-teman juga bisa menggunakan bantuan plugin seperti Plugin Redirect 301. Hanya perlu install activated dan selesai.

[Tutorial] Cara Mendaftarkan Website ke Google Webmaster Tools

[Tutorial] Cara Mendaftarkan Website ke Google Webmaster Tools

Artikel kali ini saya akan membahas bagaimana cara mendaftarkan website ke Google Webmaster Tools atau lebih sering disingkat menjadi (GWT).

Mungkin untuk sebagian orang yang belum mengetahui tentang hal ini akan bertanya-tanya, untuk apa kita harus mendaftarkan situs kita ke Google Webmaster Tools? Dengan mendaftarkan website kita ke GWT, maka hal tersebut dapat membantu meningkatkan SEO website kita. Dengan mendaftarkan ke GWT juga kita bisa mnambahkan sitemap website kita dengan begitu proses pengindex’an situs kita jadi lebih cepat.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana cara mendaftarkan website kita ke Google Webmaster Tools? nah beriktu adalah tutorialnya.

Cara Mendaftarkan Blog ke Webmaster Tools

1. Pastikan teman-teman sudah memiliki akun Gmail, untuk masuk ke Google Webmaster Tools. Jika belum punya silahkan membuat akun gmail terlebih dahulu.

2. Jika sudah memiliki akun Gmail, silahkan  teman-teman menuju situs Google Webmaster tools.

3. Setelah itu, silahkan teman-teman log-in ke GWT, dan teman – teman akan dibawa ke halaman seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini. Kemudian klik add site atau tambahkan properti dan masukkan URL blog teman-teman.

Halaman Google Webmaster Tools

Halaman Google Webmaster Tools

4. Setelah itu teman-teman akan di bawa ke halaman verifikasi, di halaman verifikasi, teman-teman akan di perintahkan untuk melakukan verifikasi blog menggunakan 2 Metode, yaitu Recommended Method dan Alternate Method.

google-webmaster-tools1

Keterangan : Jika teman-teman memilih menggunakan Recommended Method teman-teman harus mendownload berupa file html di nomor 1, kemudian teman-teman harus upload file tersebut ke folder root website Anda melalui FTP atau Anda upload melalui file manager di cPanel hosting yang teman-teman gunakan, setelah upload selesai silahkan klik tombol Verifiy.

halaman-google-webmaster-tools2

Keterangan : Jika teman-teman memilih verifikasi menggunakan Alternate methods akan terdapat 4 pilihan, Apabila teman-teman menggunakan CMS WordPress atau Blogger teman-teman harus menggunakan metode yang ini dan memilih HTML Tag.

Untuk memasukkan kode verifikasi tersebut ke blog WordPress, teman-teman bisa memilih salah satu cara dibawah ini, pilih saja mana yang lebih mudah.

  • Apabila teman-teman menggunakan WordPress.com (WordPress versi gratis) teman-teman bisa copy kode tersebut dan masukkan ke menu Tools dan masukkan di kolom Webmaster Tools Google dan setelah itu aktifkan.
  • Apabila teman-teman menggunakan Blogger.com, teman-teman bisa copy code tersebut kemudian masuk ke dashboard akun blogger teman-teman lalu klik menu Template » Edit HTML dan pastekan code verifikasi dibawah tag <head>  setelah itu simpan kemudian kembali ke halaman GWT dan klik verifikasi.
  • Kemudian apabila WordPress Self Hosted, silahakan teman-teman copy code HTML tag dan masuk ke dashboard WordPress, kemudian pilih menu Appearance » Editor dan cari file header.php dan pastekan code tersebut di bawah  tag <head> dan setelah itu klik tombol “update file” dan lakukan verifikasi dengan menekan tombol verifikasi di GWT.
  • Apabila WordPress self hosted teman-teman dan menggunakan plugin All in One SEO teman-teman bisa masukkan kode verifikasi tersebut ke setingan All in One SEO di menu All in One SEO dan cari “Webmaster Verification” masukkan pada kolom “Google Webmaster Tools”, setelah itu klik “Save Settings” lalu kembali ke halaman Webmaster Tools untuk melakukan verifikasi. (NOTE : Cukup Anda masukkan kode yang berada diantara tanda petik (“) dalam Content=”cukup bagian ini code yang dimasukkan“/>)
  • Terakhir, apabila WordPRess selfhosted teman-teman menggunakan Plugin SEO by Yoast silahkan pastekan kode verifikasi tersebut pada bagian pengaturan di menu SEO » General » Webmaster Tools dan pastekan kodenya pada kolom “Google Search Console” jangan lupa klik “Save Settings” dan kembali ke Webmaster Tools dan lakukan verifikasi. (NOTE : Cukup masukkan kode yang berada diantara tanda petik (“) dalam Content=”cukup bagian ini code yang dimasukkan“/>)

Apabila proses verifikasi telah berhasil maka teman-teman akan melihat tanda centang hijau, langkah selanjutnya adalah menambahkan sitemap.xml website atau blog teman-teman dengan cara masuk ke menu Crawl yang ada di halaman GWT dan klik tombol ADD/TEST SITEMAP ( TAMBAHKAN PETA SITUS/UJI), setelah itu masukkan url sitemap.xml seperti gambar dibawah ini.

sitemap-google-webmaster-tools

Itulah tutorial cara mendaftarkan webisite ke Google Webmaster Tools, silahkan teman-teman coba ya. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai ketemu lagi dipostingan selanjutnya.

Salam.

 

Theme WordPress BresponZive Gratis

Theme WordPress BresponZive Gratis

BresponZive adalah sebuah Theme WordPress Responsif Gratis, theme ini memiliki style seperti theme Premium yang dibuat untuk membuat situs bergaya Magazine / blog.  Theme wordpress ini sangat mudah di kustomisasi dan memiliki fitur yang cukup lengkap. Theme Ini memiliki 2 kolom, dan beberapa widget yang bisa teman-teman letakkan di homepage. BrenspoZiv ini sudah dibekali dengan menu WP Nav, sidebars widgetized dan 7 Widgets Populer inclusing Ikon sosial stylish widget. Theme ini dibuat menggunakan framework yang solid dan canggih mencakup banyak fitur-fitur canggih dan mempunyai banyak fungsi.  Anda dapat menggunakan tema ini dengan 3 gaya yang berbeda. 1. Magazine dengan gaya Tradional  2. Magazine Saja 3. Trandional Blog Style.

Fitur Theme WordPress BresponZive

  • Magazine Design
  • Responsive Layout
  • Custom Post Formats
  • Translation Ready
  • 3 Different Style
  • Theme Options
  • 100% Free, GPL Licensed

DEMO DOWNLOAD

 

 

[Tutorial] Cara Mengganti Logo Halaman Login WordPress

[Tutorial] Cara Mengganti Logo Halaman Login WordPress

Ketika kita memasuki halaman login situs kita yang menggunakan CMS WordPress pasti kita akan melihat logo WordPress. Banyak dari kita pasti pernah berfikir, gimana ya caranya mengganti logo tersebut dengan logo buatan kita sendiri. Kalau teman-teman bernah berfikir seperti itu, berarti sama dengan saya. Kali ini saya ingin berbagi tutorial cara mengganti logo halaman login WordPress, disimak yuk.

Cara Mengganti Logo Halaman Login WordPress

1. Menggunakan Plugin

Cara pertama teman-teman bisa menggunakan plugin untuk mengganti logo halaman login WordPress dengan logo yang teman-teman buat sendiri. Teman-teman bisa menggunakan plugin yang bernama Customize Admin.

Untuk mendapatkan plugin ini teman-teman cukup masuk ke halaman dashboard, kemudian ke menu Plugin >> Add New dan search plugin dengan nama Customize Admin. Setelah ketemu, silahkan teman-teman install dan activated plugin tersebut. Setelah plugin aktif, teman-teman pergi ke pengaturan plugin tersebut dan upload logo buatan teman-teman melalui plugin tersebut.

Setting-Admin-WordPress-Logo

2. Menggunakan Script

Cara kedua yang bisa teman-teman pakai adalah menggunakan Script yang akan kita tambahkan pada file functions.php. Dengan menambahkan script ini teman-teman dapat dengan mudah mengubah logo WordPress di halaman Login. Silahkan teman-teman salin kode berikut & paste dalam file functions.php tema WordPress Anda yang sedang aktif. Ganti URL pada script dibawah ini dengan URL file nama logo dengan jalur URL yang tepat agar logo dapat tampil dengan sempurna.

Setelah script ditambahkan dan url gambar kita ganti, maka save lah file tersebut. Dan coba lihat hasilnya pada halaman login situs WordPress teman-teman.
Itulah cara mengganti logo halaman login WordPress. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya ya …
Cara Install dan Setting Plugin Cache Wp-Rocket

Cara Install dan Setting Plugin Cache Wp-Rocket

Kamu mau punya blog berbasis CMS WordPress dengan loading yang cepat? kamu harus coba plugin cache Wp-Rocket. Wp-Rocket merupakan salah satu plugin cache terbaik yang pernah ada dan banyak digunakan oleh para pengguna WordPress.

Ada banyak cara lain membuat blog berbasis CMS WordPress menjadi lebih cepat ketika diakses, seperti  menggunakan layanan hosting terbaik, menggunakan CDN ( Content Delivery Network ) atau melakukan optimasi database. Nah kali ini saya akan mencoba berbagi tips cara mempercepat loading blog WordPress menggunakan plugin cache WP-Rocket.

Plugin cache WP-Rocket ini sangat saya rekomendasikan buat teman-teman, karena dengan satu plugin ini kita sudah mendapat paket lengkap, jadi tidak perlu membutuhkan plugin lainnya seperti plugin untuk optimasi database atau plugin image lazy load. Sebagai informasi lengkapnya, berikut ini merupakan fitur-fitur yang ada pada plugin WP-Rocket serta pembandingannya dengan plugin cache yang lainnya.

Fitur Plugin WP-Rocket

fitur-plugin-wp-rocket

Fitur pLugin WP-Rocket serta pebandingan dengan plugin lainnya.

Gambar diatas adalah daftar fitur plugin WP-Rocket serta perbandingan fitur dari plugin lainnya. Dengan melihat gambar diatas, kita dapat mengetahui bahwa plugin WP-Rocket ini memiliki fitur yang lengkap, dan patut kita gunakan agar blog WordPress kita semakin optimal ketika diakses. Kecepatan loading ketika diakses pada sebuah website atau blog merupakan hal penting terutama untuk menaikkan peringkat pada hasil pencarian.

Oh iya, perlu teman-teman ketahui, plugin WP-Rocket adalah plugin berbayar, jadi jika teman-teman ingin memiliki plugin ini teman-teman harus membelinya terlebih dahulu. Lalu berapa harga Plugin Cache WP-Rocket ini? Harga dibagi ke dalam 3 kategori, yakni :

  • Personal (1 Site) : $39
  • Business (3 Sites) : $99
  • Pro (Unlimited Sites) : $199

Harga diatas menurut saya adalah harga yang sepadan dengan fitur yang kita dapatkan. Jadi kita tidak akan rugi, dan lagi developer WP-Rocket memberikan jaminan uang kembali jika selama 30 hari pemakaian kita mengalami keluhan dan merasa tidak puas.

Oke sekarang kita akan beralih ke cara setting plugin cache WP-Rocket, buat sebagian orang yang udah sering pake plugin cache mungkin tidak akan begitu menemukan kesulitan. Namun buat pengguna baru pasti akan mengalami kesulitan, jadi buat yang masih bingung bisa ikuti cara setting plugin WP-Rocket dibawah ini.

Cara Setting Plugin WP-Rocket

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah, tentunya membeli plugin WP-Rocket terlebih dahulu ya. Untuk membeli plugin ini teman-teman bisa langsung ke situs resmpi dari plugin ini di http://wp-rocket.me. Silahkan beli sesuai kebutuhan teman-teman ya.

Setelah kita membeli plugin WP-Rocket, silahkan teman-teman download terlebih dahulu plugin yang sudah teman-teman beli sebelumnya. Setelah di download langsung saja kita install plugin tersebut dengan cara masuk ke halaman dashboard blog WordPress kita, kemudian pilih menu Plugin >> Add New >> Upload Plugin, kemudian silahkan cari file plugin yang sudah teman-teman download tadi lalu klik install, tunggu beberapa saat hingga instalasi selesai dan silahkan klik activated untuk aktivasi plugin.

Setelah plugin aktif, selanjutnya kita menuju menu Setting >> WP-Rocket untuk melakukan pengaturan, Anda akan melihat beberapa menu tab yang terdiri : “Basic Options”, “Static Files”,“Advanced ”, “Database”, “Preload”, “CDN”, “Varnish”, “Tools”, “FAQ”.

basic-option-wp-rocket

Pada tab menu “Basic Options” dan teman-teman bisa mencentang “Lazyload : Images”, tapi kalau teman-teman tidak ingin menggunakan pilihan ini, teman-teman tidak perlu mencentangnya. Lanjut ke pengaturan “File optimisations” silahkan ceklis semua pilihan seperti (HTML, Google Fonts, CSS, dan JS). Selanjutnya centang pada pilihan “Mobile cache”, dibagian bawah juga terdapat pengaturan untuk jadwal pembersihan cache “Clear cache” teman-teman bisa mengaturnya dalam periode jam, hari, minggu atau bulan, tapi dalam pengaturan yang saya lakukan, saya memilih dalam 7 days. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-1

Lanjut ke menu tab  “Static Files”, Silahkan teman-teman ikuti pengaturan seperti gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-2

Selanjutnya kita langsung ke menu tab “Database”, silahkan lakukan pengaturan seperti gambar dibawah ini.

WP-Rocket-Option-3

Setelah kita selesai melakukan setting plugin WP-Rocket, selanjutnya adalah klik tombol save untuk menyimpan pengaturan yang sudah kita lakukan. Dengan pengaturan seperti diatas, maka plugin WP-Rocket akan bekerja secara otomatis.

Nah itulah cara melakukan setting plugin cache WP-Rocket dari saya, teman-teman juga bisa melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Salam