10 Alasan Seorang Karyawan Bertahan

10 Alasan Seorang Karyawan Bertahan

Tidak semua karyawan beruntung dengan pekerjaan dan tempat kerja yang sesuai harapan. Beberapa karyawan justru harus bekerja di tempat yang tidak menyenangkan dengan pekerjaan yang penuh tekanan. Walaupun begitu, sering kali karyawan tetap berusaha bertahan dan tidak berani untuk resign. Menjadi seorang karyawan memang ada kelebihan dan kekurangannya. Enak dan tidaknya menjadi karyawan sering menjadi hal yang membuat seorang karyawan enggan untuk keluar dan memilih bertahan. Berikut adalah 10 alasan yang sering menjadi alasan kenapa seorang karyawan lebih memilih bertahan.

Alasan Seorang Karyawan Bertahan

Banyak pertimbangan dan alasan yang membuat karyawan bertahan, berikut adalah beberapa alasannya.

1. Tidak berani keluar dari zona nyaman

Zona nyaman atau yang biasa disebut comfort zone memang sering membuat seseorang betah dan tidak berani keluar. Menjadi seorang karyawan dengan penghasilan yang pasti juga menjadi salah satu alasan yang membuat karyawan banyak yang bertahan dan enggan untuk membuka usaha sendiri. Seorang karyawan memang dibuat nyaman, selain dengan penghasilan pasti juga jauh dari kegagalan-kegagalan yang sering dialami pengusaha. Karyawan tidak akrab dengan hal-hal menyedihkan seperti bangkrut, gagal, jatuh bangun, dan lain sebagainya. Kata-kata yang terdengar menakutkan tersebut tidak banyak membayangi seorang karyawan dibanding pengusaha.

2. Tidak berani coba-coba

Seorang karyawan yang lebih memilih bertahan, biasanya memiliki alasan tidak mau coba-coba dengan pekerjaan lain. Karyawan yang sudah memiliki penghasilan jelas akan sulit dan takut untuk mencoba pekerjaan lain yang belum pasti. Seperti menjadi wirausaha yang belum pasti sukses atau gagal. Karyawan yang betah dan malas membuka bisnis biasanya sudah memiliki gambaran menakutkan tentang bisnis. Sebuah bisnis sering kali digambarkan dengan hal-hal menakutkan seperti pemasaran yang sulit, minim profit, hingga bangkrut. Gambaran-gambaran seperti itu tak elak membuat karyawan lebih memilih mempertahankan posisinya sebagai anak buah.

3. Tidak punya modal

Alasan yang sering muncul dari seorang karyawan yang tidak mau berbisnis adalah modal. Banyak karyawan yang bertahan dengan alasan tidak punya modal jika harus membuka usaha sendiri. Anggapan bisnis harus dengan modal besar dan banyak lah yang banyak dipikirkan karyawan. Padahal tidak semua bisnis harus dengan modal awal yang besar, beberapa jenis bisnis bisa diawali dengan modal kecil bahkan tanpa modal. Terlebih lagi sekarang banyak alternatif modal seperti dengan meminjam ke bank atau kredit uang online. Modal hanya lah alasan klasik bagi karyawan yang memilih bertahan karena sebenarnya modal bukan segalanya.

4. Tidak ada dukungan

Banyak karyawan yang menjalani pekerjaannya karena tuntunan dari orang tua atau keluarga. Keinginan karyawan untuk membuka usaha sendiri yang tidak didukung oleh orang tua atau keluarga sering kali menjadi alasan karyawan bertahan. Tidak adanya dukungan, sering membuat seorang karyawan berat dan takut  keluar dari pekerjaannya. Terlebih lagi ketakutan keluarga yang sering melontarkan cerita-cerita menakutkan menjadi seorang pengusaha.

5. Tidak tahu memulai bisnis

Sering alasan bingung dan tidak tahu memulai bisnis seperti apa menjadi alasan bagi seorang karyawan yang tidak mau mencoba bisnis sendiri. Bingung harus memulai bisnis dari mana merupakan alasan yang banyak dilontarkan karyawan yang memilih bertahan. Padahal sebuah bisnis yang baik adalah yang langsung dijalankan. Tidak perlu terlalu banyak tanya, lebih baik langsung mencoba dan memulai bisnis. Ilmu dalam bisnis memang tetap dibutuhkan, tetapi jika terlalu banyak tanya tanpa ada keberanian memulai pastinya tidak bisa menghasilkan apa-apa. Jika Anda bingung memulai, cari lah banyak ilmu melalui buku, artikel, atau seminar-seminar bisnis. Setelah dirasa banyak info yang Anda dapat, beranilah untuk memulai.

6. Meragukan diri sendiri

Saat wawancara pekerjaan pertanyaan mengenai kelebihan dan kekurangan diri adalah yang paling sulit bagi kebanyakan peserta. Itu bukti bahwa seseorang ragu terhadap dirinya, tidak yakin kalau ada bakat dan kemampuan yang dimiliki. Anda harus mempunyai keyakinan pada kemampuan Anda, dan percaya bahwa semua orang diberkati dengan kemampuan tertentu. Anda harus bisa yakin bahwa Anda bisa melakukan sesuatu agar tidak seperti karyawan yang tetap bertahan karena ragu dengan kemampuan sendiri. Kepercayaan diri mempunyai kemampuan akan membawa seseorang berani dan mengubah hidupnya menjadi lebih baik.

7. Sering mendengar cerita buruk tentang wirausaha

Sebagai mahluk sosial, tentunya berbaur dan berbagi cerita menjadi hal yang wajar. Namun cerita-cerita yang Anda dapatkan ternyata akan memberi pengaruh pada pola pikir Anda. Misalnya saja cerita-cerita dari teman yang gagal berwirausaha dan Anda sering mendengar cerita buruknya pasti pikiran Anda akan dipenuhi oleh gambaran bisnis yang susah. Alangkah baiknya jika Anda hanya mendengarkan dan tidak perlu dipikirkan terlalu jauh karena setiap pengusaha mempunyai ceritanya masing-masing. Seperti pepatah rezeki diatur Tuhan, Anda bisa mengingatnya dan percaya kalau cerita dan pengalaman buruk dari sebuah bisnis atau usaha seseorang belum tentu terjadi pada Anda.

8. Belum juga menemukan bisnis yang cocok

Saat seorang karyawan ingin mencoba bisnis namun tidak juga menemukan ide, karyawan pasti lebih memilih bertahan. Mencari ide bisnis memang memerlukan waktu dan pertimbangan. Akan tetapi jika terlalu lama memikirkan ide bisnis, Anda justru bisa dibuat pusing, malah bisa membuat Anda enggan untuk berbisnis. Akhirnya lebih memilih bertahan menjadi karyawan yang sudah jelas dibanding harus pusing memikirkan ide usaha yang cocok seperti apa.

9. Terlalu lama memikirkan

Ide usaha yang dimiliki lebih baik dicoba dengan skala kecil dulu. Setiap bisnis atau usaha pasti ada gagal dan sukses, jadi setiap ide yang Anda miliki tidak perlu ditakuti dengan kegagalannya. Beranilah untuk mencoba ide usaha yang sudah terlintas di pikiran Anda. Perhitungan memulai bisnis tetap perlu, tetapi jangan sampai membuat Anda justru berlama-lama dengan memperhitungkan atau mempertimbangkan sesuatu. Lebih baik jika Anda berani mencoba usaha dengan pertimbangan yang tidak terlalu lama dan mencoba usaha yang sesuai dengan passion.

10. Mengumpulkan modal dan membangun jaringan

Karyawan pasti banyak yang menggunakan alasan ini untuk memilih bertahan dibandingkan menjadi wirausaha. Bekerja menjadi karyawan untuk mengumpulkan modal usaha adalah alasan yang sering membuat seorang karyawan bertahan lebih lama. Selain itu, juga alasan memperbanyak jaringan dengan kenalan di tempat kerja sering menghambat karyawan memulai usaha sendiri. Padahal untuk masalah ini bisa ditangani dengan cara lain. Untuk modal, Anda tidak harus mengumpulkan sampai banyak. Modal yang kurang bisa ditambah melaui pinjaman. Anda bisa menggunakan fasilitas kredit usaha atau pun pinjaman uang online. Sedangkan jaringan bisa Anda bangun dan perbanyak sambil menjalankan usaha.

Itulah beberapa alasan yang sering membuat karyawan memilih bertahan dan tidak berani untuk menjadi bos dengan membuka usaha sendiri. Memilih menjadi karyawan saja berarti Anda akan hidup dengan penghasilan pasti yang umumnya sejumlah angka-angka itu saja.