Penyebab Tekanan Darah Rendah dan Cara Mengatasinya

Kamu pernah tiba-tiba mengalami pusing, lemas bahkan sampai jatuh pingsan ketika berdiri terlalu lama? Banyak yang berpendapat hal tersebut dikarenakan belum makan pagi ataupun kelelahan. Tapi sebenarnya tanda-tanda seperti itu adalah gejala-gejala untuk Anda yang terkena tekanan darah rendah. Darah rendah atau dalam bahasa medis disebut dengan hipotensi adalah suatu keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah daripada tekanan darah normal.

Ketika darah mengalir melaui arteri, darah akan memberikan tekanan pada dinding-dindin arteri. Tekanan tersebutlah yang akan dijadikan acuan untuk mengukur kekuatan aliran darah dan disebut dengan tekanan darah. Akibat dari rendahnya tekanan darah dapat Anda rasakan seperti kepala terasa ringan, pusing, tubuh terasa tidak stabil atau goyah, bahkan kehilangan kesadaran. Hal seperti itu terjadi karena terhambatnya jumlah darah yang mengalir ke organ vital seperti otak dan ginjal.

Baca Juga7 Bahaya Mengkonsumsi Protein Berlebihan

Untuk menentukan tekanan darah, ada dua acuan yang biasa dipakai dalam dunia kedokteran yakni, tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Tekanan darah yang normal memiliki nilai berkisar antara 90/60 dan 140/90. Sedangkan untuk darah rendah atau hipotensi memiliki nilai tekanan darah di bawah 90/60. Sementara ukuran darah di atas 140/90 tandanya orang tersebut mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi. Untuk menambah kewaspadaan Anda dan menghindari penyakit seperti ini, Anda perlu mengetahui penyebab-penyebab tekanan darah rendah, simak berikut ini.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ada beberapa penyebab tekanan darah rendah, yaitu:

1.  Cuaca Panas
Cuaca yang panas bisa menjadi penyebab utama tekanan darah menjadi rendah. Orang yang sedang dalam kondisi rileks atau rutin berolahraga juga biasanya memiliki tekanan darah yang lebih rendah

2.  Penyakit Saraf
Memiliki penyakit saraf seperti Penyakit Parkinson juga dapat menjadi penyebabnya. Penyakit ini merupakan penyakit saraf yang bisa menimbulkan hipotensi ketika penyakit ini mulai menjangkiti sistem saraf yang mengatur fungsi tubuh otonom seperti mengendalikan tekanan darah.

3.  Anemia
Penyebab tekanan darah rendah selanjutnya adalah apabila memiliki penyakit anemia. Anemia merupakan kondisi di mana kandungan hemoglobin di dalam darah kurang. Gejala penyakit anemia ini salah satunya adalah tekanan darah rendah.

4.  Dehidrasi
Penyebab ke empat adalah karena Anda terkena Dehidrasi dimana tubuh Anda dalam kondisi kekurangan cairan dan bisa disebabkan karena diare, kurang minum atau bahkan ketika puasa.

5.  Efek Samping dari Pengobatan
Apabila sebelumnya Anda melakukan pengobatan seperti misalnya, wanita yang baru melahirkan melalui operasi cesar, hal tersebut juga bisa menjadi penyebabnya. Efek samping dari pengobatan tersebutjuga bisa membuat seseorang mengidap tekanan darah rendah. Beberapa obat yang bisa menurunkan tekanan darah yakni obat anti depresi, obat anti hipertensi seperti alpha-blocker dan beta-blocker, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE Inhibitor), dan juga obat diuretik.

6.  Neurally Mediated Hypotension
Neurally Mediated Hypotension merupakan kondisi yang terjadi ketika seseorang berdiri terlalu lama, akibatknya aliran darah berkumpul pada bagian bawah tubuh dan menjadi tidak lancar.

Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Hipotensi atau Tekanan Darah Rendah Umumnya bisa diatasi dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Konsumsilah makanan yang banyak mengandung garam. Kandungan sodium dalam garam akan membantu Anda untuk menaikkan tekanan darah.
  2. Jangan berdiri terlalu lama, apabila ingin berdiri dari kondisi duduk lakukanlah perlahan.
  3. Konsumsi air putih yang banyak guna meningkatkan volume darah dan mencegah dehidrasi yang bisa memicu hipotensi.
  4. Gunakan 2-3 bantal ketika tidur agar ketika bangun dan berdiri tidak mengalami penurunan drastis terhadap tekanan darah.
  5. Hindari minuman beralkhohol.
  6. Meminum secangkir kopi di pagi hari juga bisa membantu.

Itulah penjelasan mengenai penyabab tenakan darah menjadi rendah serta cara mengatasinya. Apabila cara diatas sudah Anda lakukan namun tidak ada perubahan, maka sangat disarankan untuk ke dokter guna tindakan lebih lanjut. Semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Leave a Reply